Pengurusan wang dalam forex dagangan

pengurusan wang dalam forex dagangan

Beberapa teknik penjanaan teknik adalah pyramiding, martingale, dan anti-martingale. Contohnya kita membuka posisi Jual di level 1. Alvin 11 JUN contoh manajemen uang yang baik dengan menggunakan rasio 1: Swing Trades. Dalam menentukan tahap pembelian atau jual tahap dan mengurangkan tahap, menukar, dan sebagainya, kita dapat menggabungkannya dengan teknik analisis yang kita ketahui. Tidak ada bedanya dengan melakukan pemotongan, hanya saja belum ada posisi yang ditutup. Jenis variasi ini menjadikannya sangat sukar untuk peniaga kecil di pasaran ekuiti untuk memasuki kedudukan, kerana komisen banyak memburukkan kos terhadap mereka. Walau bagaimanapun, pengurusan wang dalam forex dagangan, pedagang forex mempunyai pengurusan wang dalam forex dagangan daripada harga seragam dan boleh mengamalkan apa-apa gaya pengurusan wang yang mereka pilih tanpa kebimbangan mengenai kos transaksi berubah-ubah.


Potong Kerugian potongan dilakukan dengan segera menutup transaksi yang merugi dengan tujuan mengelakkan potensi risiko yang lebih besar. Contoh ilustrasi berikut ini dapat membantu anda untuk memahaminya: Contohnya, kita memperkirakan harga akan turun, dan kita melakukan Jual sebanyak 1 lot di level 1. Harga sebenarnya bergerak naik hingga level 1.

Apapun itu, yang jelas pedagang tersebut sudah menderita kerugian. Tidak ada bedanya dengan melakukan pemotongan, hanya saja belum ada posisi yang ditutup. Ketika harga naik ke 1. Maka dari itu, trader kita ini masih menderita kerugian sebesar pips. Peniaga Kerugian baru akan ditutup jika harga turun turun ke tahap 1.


Malah jualan pisang goreng pun ada resikonya. Risiko yang dihadapi setiap bentuk perniagaan adalah rugi. Begitu juga di perdagangan niaga hadapan seperti ini. Perdagangan niaga hadapan merupakan satu bentuk perniagaan yang mengandung potensi risiko yang cukup tinggi. Namun, peluang keuntungan kembali yang ditawarkan pun tak kalah tinggi. Dengan menerapkan pengurusan risiko, berarti kita menerapkan sepenuhnya kontrol atas uang kita.

Padahal kalau mau diteliti lagi, kejadian di atas tidak ada bedanya dengan melakukan cut loss di harga 1. Coba saja hitung-hitung! Dalam menentukan tahap pembelian atau jual tahap dan mengurangkan tahap, menukar, dan sebagainya, kita dapat menggabungkannya dengan teknik analisis yang kita ketahui. Beberapa teknik penjanaan teknik adalah pyramiding, martingale, dan anti-martingale.

Kita boleh membatasi sampai sejauh mana kerugian yang mungkin akan kita alami. Ibarat bermain catur, kita harus mempersiapkan langkah apa yang akan kita jalankan dan antisipasinya jika langkah kita itu keliru. Ingatlah bahawa tidak ada orang yang dapat menentukan masa depan. Oleh itu, juga tak ada seorangpun yang tahu persis ke mana harga akan bergerak. Kebanyakan pemula pemula gagal kerana tidak mempunyai dasar pengurusan risiko yang baik.


pengurusan wang dalam forex dagangan

Karena kita tidak mau menghadapi risiko yang lebih besar, maka di level 1. Switching Tujuannya untuk membuang posisi yang mengalami kerugian agar tidak semakin besar lalu meng-cover-nya dengan cara membuka transaksi baru yang berlawanan dengan transaksi awal. Biasanya dilakukan untuk kondisi di saat pergerakan harga relatif kencang. Contoh ilustrasinya seperti berikut: Misalnya kita membuka posisi Jual di level 1. Sampai di level 1.

Di peringkat ini, jumlah kerugian kami sudah menjadi pips. Kerugian kita baru akan ditutup jika harga turun lagi ke level 1.

Di sini diperlukan kematangan analisis dan tingkat kesiapan mental seorang pedagang. Contoh ilustrasi singkatnya adalah seperti berikut: Andaikan kita melakukan Jual 1 lot di level 1. Ketika harga bergerak naik hingga level 1. Pada level ini, kerugian kita sudah mencapai pips. Ternyata, harga naik lagi hingga ke tahap 1.

Switching baru boleh kita lakukan apabila kita benar-benar yakin bahawa harga akan meneruskan arah pergerakannya. Sebab, dengan melakukan switching berarti kita membuka posisi baru yang pasti memiliki potensi rugi juga, jika ternyata harga berbalik arah lagi.


Pada gambar terlihat, setiap kali kita mendapatkan keuntungan sebesar pips, maka kita menambah lagi beli sebanyak 1 lot. Ketika harga turun dari level 1. Di level ini kita bisa menutup seluruh posisi beli kita. Jika harga turun hingga level 1. Tapi pada martingale, kita menambah posisi terbuka dua kali lipat dari posisi sebelumnya setiap kali mengalami kerugian. Dalam contoh ini diperlihatkan bahawa si pedagang menambah posisi menjual sebanyak dua kali posisi sebelumnya setiap kenaikan pips.

Belajar Forex: Akhirnya kita sampai di bagian yang tak kalah pentingnya: Kita akan bahas satu persatu. Risiko Pengurusan Risiko adalah faktor penyerta dari setiap perniagaan. Benar, tidak ada perniagaan yang bebas daripada risiko. Di awal modul edukasi ini kita sudah sempat membahas tentang hal ini.

Anda tidak dianjurkan melakukan perkara ini. Satu-satunya alasan teknik ini dijelaskan di sini adalah supaya anda tahu bahawa ada beberapa pedagang yang menggunakan teknik ini. Berikut salah satu contoh dan ilustrasinya: Apabila seorang pedagang menjual 1 lot di level 1. Ingat ya, dia sudah rugi lho! Dia sebenarnya melakukan Buy 1 Lot di harga 1.


Seandainya harga masih naik ke 1. Dalam contoh ini, diperlihatkan bahwa keuntungan diperoleh ketika harga kembali ke 1. Yang perlu diwaspadai adalah jika harga terus naik, maka kerugian yang diderita akan semakin besar. Kita harus terus memperhatikan harga pergerakan, jangan sampai berbalik arah membuat keuntungan yang sudah kita kumpulkan malah berubah menjadi kerugian.


Jika di tahap ini kita menutup semua posisi menjual kita, maka kerugian kita akan menjadi nol. Jika harga turun lagi sampai ke level 1. Teknik ini hanya bagus jika kita gunakan dalam keadaan pasar yang sideway, karena peluang untuk harga kembali lagi ke posisi awal kita lebih besar. Sebenarnya, teknik ini adalah teknik yang aneh, karena si pedagang yang mengalami kerugian sebenarnya tidak dapat melakukan apapun terhadap kerugian yang telah ditanggungnya.

Jika kita menganggap bahwa harga pergerakan masih akan naik, maka pada level 1. Pada saat bersamaan, kita juga membuka posisi Buy di level 1. Jika harga sebenarnya benar-benar naik hingga level 1. Artinya, kerugian pips akibat posisi Jual sebelumnya telah tertutupi.